PENDIRIAN MASJID PERTAMA
Peristiwa
pendirian masjid yang pertama, memberikan kepada umat Islam makna yang
sesungguhnya tentang masjid. Setelah kurang lebih 12 tahun menjalankan
tugas kerasulan di Mekkah. Allah memerintahkan Nabi Muhammad untuk
hijrah ke Madinah.Ditilik dari ilmu perang, hijrah merupakan taktik dan
strategi Nabi untukmengembangkan addin dan mengIslamkan umat. Taktik
untuk mencapi tujuan strategi dijalankan beliau di Mekkah. Tetapi
kemajuan Islam terasa lambat sekali dan tantangan lawan terlalu kuat dan
makin giat. Nabi menukar taktik dengan menjadikan Madinah sebagai
markas besarnya.Ternyata taktik tersebut berhasil. Demikianlah Senin 12
Rabiul Awwal (28 Juli 622 M) Nabi Muhammad S.A.W. meninggalkan Mekkah
pergi ke Quba, selatan Yatsrib,yang sesudah itu bernama Madinah dan
hijarahnya Nabi merupakan awal kalenderium Islam yang berarti dimulainya
periode Islam dalam sejarah umat manusia. Kurun Madinah dalam
pertumbuhan Islam, yang mulai sesudah hijrah merupakan kurun yangberbeda
dari kurun Mekkah. Di Madinah penganut Islam cepat berkembang,
sungguhpun mendapat halangan dari pihak Yahudi, yang tadinya diharapkan
Nabi akan menolongnya, rupanya Taurat terkena perubahan tangan manusia.
Taurat asli mengajarkan kepada kaum Yahudi untuk mengakui Islam dan
Muhammad. Tetapi kitab suci yang sudah kena perubahan tangan manusia itu
berisikan sebaliknya sehingga terjadilah perpecahan dengan golongan
Yahudi. Disamping orang-orang yang masuk Islam karena benar-benar yakin,
terdapat pula golongan yang masuk Islam karena pertimbangan keuntungan
dan kepentingan diri sendiri, mereka ini adalah kaum munafik. Ikrar
keyakinan mereka hanya sekedar ucapan dengan lidah, tanpa meyakini
dengan hati, mereka bersandiwara.
Peristiwa pembangunan masjid
pertama menggambarkan makna sesungguhnya dari masjid. Apabila hari
pertama Nabi dengan rombongannya sampai di daerah Madinah dalam
hijrahnya dari Mekkah, serta merta dibangunlah masjid, adalah tujuan
logis atau sudah dapat disimpulkan bahwa Nabi pada hari pertama sekali
sudah tidak akan melakukan kerja pembangunan masjid manakala beliau
tidak beranggapan bahwa masjid itu sangat penting bagi keberadaan Islam
dalam menghadapi kurun Madinah, pembangunan masjid tersebut dianggap
Nabi lebih penting dari yang lainnya dalam saat darurat itu. Dalam
rangka pertanyaan Abu Zar tentang masjid Aqsa, Rasulullah menyatakan
:"Dimana saja engkau berada, jika waktu Shalat tiba, Shalatlah,karena
disitupun masjid" (dikutip dari hadits Muslim). Dikandang kambingpun,
kalau terpaksa sShalat dapat dilakukan, kalau perlu juga gedung khusus
untuk masjid.
Jika diteliti dalam sejarah Islam, akan dapat
disimpulkan bahwa penyempurnaan agama Islam dapat dikembalikan
dasar-dasarnya kepada apa yang dilakukan Nabi sesudah hijrah. Sepuluh
tahun terakhir dari hidup Nabi, semenjak hijrah sampai wafat, Nabi telah
meletakkan tonggak dasar dunia Islam. Apbila Nabi pada hari pertama
sudah mendirikan masjid dapatlah disimpulkan bahwa dengan itu Nabi
membangun lembaga utama dari dunia Islam, karena tugas-tugas yang
diberikan Nabi kepada masjid merupakan "benih" yang dalam
perkembangannya melahirkan dunia Islam. Maka tepatlah jika masjid
sebagai pusat ibadah dan kebudayaan Islam.
Ketika Rasulullah
SAW hijrah meninggalkan masjid Mekkah ia berhenti di Quba, yaitu sebuah
tempat yang tidak jauh dari kota Madinah. Empat hari lamanya Rasulullah
dan sahabat-sahabat yang mengikutinya tinggal ditempat tersebut. Pada
hari jum'at mereka harus melakukan sholat jum'at berjama'ah dan pada
hari itu pula mereka membuat untuk bersembahyang. Inilah masjid yang
pertama kali didirikan.
Kemudian Nabi menuju kota Madinah,
kedatangan beliau dan para sahabat disambut dengan meriah, disongsong
keluar pintu kota, dielu-elukan dengan takbir dan kasidahan, tiap-tiap
kabilah mempersilahkan Rasulullah menjadi tamunya, akan tetapi ia
menolak dan membiarkan unta yang membawanya berjalan sendiri memilih
tempat berhenti. Unta yang dilepaskan tidak bertali itu berjalan dengan
diiringi oleh kaum muslimin, karena mereka ingin menyaksikan dengan mata
sendiri, dimanakah gerangan unta tersebut berhenti. Unta tersebut
berhenti di dekat murbat (tempat yang biasa untuk menambatkan binatang
ternak) kepunyaan dua orang anak yatim yang bernama Sahal dan Suhail bin
Amru. InsyaAllah inilah tempatnya" sabda Nabi kemudian ia membaca
sebuah ayat "Ya Allah,tempatkanlah kami pada tempat yang membawa berkah,
dan engakulah yang sebaik-baiknya memberi tempat".
Tempat
tersebut kemudian di beli oleh Mu'az bin Afra, karena dialah wali yang
memelihara kedua anak yatim itu. Maka disitulah Nabi mendirikan rumahnya
dan dalam pada itu dimulailah mengerjakan masjid dengan cara bergotong
royong. Pekerjaan itu dilakukan dengan gembira dan sepenuh hati oleh
para sahabat dan masyarakat Madinah, yang selama ini tidakpernah bekerja
berat apalagi bergelimang lumpur, waktu bekerja bersama- sama itu,
Rasululah juga ikut membantu bersama para sahabat.
Pekerjaan
membangunan masjid tidak banyak memakan waktu, karena selain dikerjakan
secara bergotong royong, bangunan masjid itu amat sederhana.
Disekelilingnya didirikan pagar tembok dari batu bata yang diplester
dengan tanah liat. Pada bagian muka yaitu dekat mihrab diberi atap yang
terbuat dari pelapah kurma yang disusun rapat, sedangkan bagian
belakangnya hanya terbuka saja. Atapnya hanya dibuat kecil, sehingga
sewaktu-waktu sinar matahari yang terik langsung menimpa orang yang
sedang shalat. Kalau hari hujan ruangan masjid menjadi basah dan becek
sebab lantainya hanya pasir. Enam tahun lamanya bangunan masjid tetap
seperti itu, tak ada yang berubah, sederhana dan terasa indah.
Dalam Al Qur'an disebutkan bahwa masjid Quba adalah mesjid yang dibangun atas dasar takwa (Surat At Taubah:108)
"Sesungguhnya masjid itu yang didirikan atas dasar takwa (Masjid Quba) sejak hari pertamaadalah lebih patut bagimu (Hai Muhammad) bersembahyang di dalamnya. Di dalamnya terdapat orang-orang yang ingin membersihkan diri"
"Sesungguhnya masjid itu yang didirikan atas dasar takwa (Masjid Quba) sejak hari pertamaadalah lebih patut bagimu (Hai Muhammad) bersembahyang di dalamnya. Di dalamnya terdapat orang-orang yang ingin membersihkan diri"
https://www.facebook.com/permalink.php?id=296515214767&story_fbid=10150962613624768


Tidak ada komentar:
Posting Komentar