Minggu, 06 Desember 2015

MWC Nahdlatul Ulama Kec.Rungkut - Surabaya .

Duet KH Mas Sulaiman dan Dr Muhibbin Zuhri Pimpin 

PCNU Surabaya .

SURABAYA (Realita)-Duet KH Mas Sulaiman dan Dr Muhibbin Zuhri akhirnya terpilih memimpin Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya masa khidmad 2015-2020 dalam Konferensi Cabang (Konfercab) Ulang PCNU Kota Surabaya berlangsung di Kantor PWNU Jawa Timur, Minggu (8/11).

  Konfercab ulang ini digelar lantaran pada Konfercab PCNU Kota Surabaya di PP Al Fatih Tambak Osowilagun pada beberapa bulan sebelumnya terbukti ada praktek riswah (sogok/money politic) sehingga terpilihnya KH Mas Sulaiman sebagai rais syuriah dan Ali Burhan sebagai ketua tanfiziyah PCNU Kota Surabaya tidak diakui oleh PBNU maupun PWNU Jawa Timur.

Mekanisme pemilihan rais syuriah dalam Konfercab ulang ini juga sudah mengadopsi AD/ART NU hasil Muktamar ke 33 di Jombang, yakni menggunakan sistem Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA). Sebanyak 219 suara dari MWC dan Pengurus Ranting NU se Surabaya mengusulkan 9 nama calon rais syuriah kemudian ditabulasi sembilan nama yang mendapatkan dukungan suara terbanyak.

"Tim AHWA yang terpilih terdiri dari KH Mas Sulaiman Nur (113 suara), KH Sholeh Sahal (95 suara), KH Dzul Hilmi (92 suara), KH Qodi (91 suara), KH Abdul Bari (90 suara), KH Hasyim Rowie (89 suara), KH Ali Maghfur (85 suara), KH Ghozali Said (81 suara) dan KH Farochi (80 suara)," ujar Prof Muhammad Nuh DEA selaku pimpinan sidang pemilihan rais syuriah PCNU Kota Surabaya.

Dalam musyawarah Tim AHWA, akhirnya disepakati bahwa KH Mas Sulaiman Nur sebagai rais syuriah terpilih PCNU Kota Surabaya dengan catatan semua kandidat calon ketua tanfidziyah yang terbukti terlibat Riswah dilarang maju mencalonkan diri lagi. Artinya, peluang KH Saiful Chalim, Ali Burhan maupun Musyafak Rouf dilarang maju

Tidak ada komentar:

Posting Komentar